KENDAL — Suasana berbeda terlihat di Desa Salamsari, Kabupaten Kendal, Jumat (4/9/2026). Kehadiran Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. dalam kegiatan “Bersatu Siaga” (Bersih Desa, Tampung Aspirasi Warga) Bersama Bupati Kendal tidak hanya menjadi agenda pemerintahan, tetapi juga diwarnai aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Mengusung tema “Mandiri Pangan, Lestari Lingkungan, Menuju Desa Sejahtera Berkelanjutan”, kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga dalam suasana kebersamaan.
Salah satu momen yang mendapat perhatian adalah ketika Bupati Kendal menyerahkan bantuan kursi roda kepada Apin Hanafi (30), warga Desa Salamsari RT 03/RW 06.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Apin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan mobilitasnya.
Apin pun mengaku senang dan bersyukur setelah menerima bantuan tersebut. Baginya, kursi roda itu bukan sekadar bantuan, tetapi sangat berarti untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Salamsari, Kamim, menyambut positif kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kendal tersebut.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Ibu Bupati yang telah hadir dan memberikan perhatian langsung kepada warga Desa Salamsari. Bantuan kursi roda ini tentu sangat bermanfaat bagi warga yang menerima,” ujar Kamim.
Tak berhenti pada bantuan sosial, kegiatan juga dilanjutkan dengan penyerahan dan penanaman 22 bibit pohon produktif.
Bibit tersebut terdiri dari 4 pohon kelengkeng, 3 pohon jambu, 5 pohon manggis, 5 pohon sukun, dan 5 pohon nangka.
Bibit-bibit tersebut diterima Kepala Desa Salamsari untuk dimanfaatkan dalam program penghijauan sekaligus pengembangan tanaman produktif di lingkungan desa.
Menurut Kamim, bantuan bibit pohon tersebut juga menjadi langkah positif untuk mendorong warga memanfaatkan lahan secara produktif.
“Begitu juga dengan bantuan bibit pohon yang dapat mendukung penghijauan dan ketahanan pangan di desa,” katanya.
Melalui “Bersatu Siaga”, Pemkab Kendal juga membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Aspirasi dan berbagai persoalan yang ada di tingkat desa menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Konsep ini menjadi salah satu cara pemerintah daerah untuk tidak hanya hadir melalui program pembangunan, tetapi juga mendengarkan langsung suara masyarakat.
Kegiatan di Desa Salamsari tersebut sekaligus membawa pesan bahwa pembangunan desa tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Kepedulian sosial, ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting menuju desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan mampu membuat program-program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan bisa dirasakan langsung oleh warga.
Penulis : Jacinda
Editor : Redaksi












Komentar